Jakarta — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tak sekadar menjadi momentum untuk mengenang kelahiran dan perjuangan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi kesempatan untuk kembali meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui kesadaran untuk memilih dan mengonsumsi produk yang halal dan thayyib.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan mengatakan, keteladanan Rasulullah SAW dapat diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam membangun kebiasaan hidup yang baik, bertanggung jawab, serta memastikan apa yang dikonsumsi dan digunakan berasal dari sesuatu yang halal dan baik.
“Maulid Nabi mengingatkan kita bahwa keteladanan Rasulullah bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk dihidupkan dalam keseharian kita sebagai ummatnya. Salah satunya adalah membiasakan diri memilih dan mengonsumsi produk yang halal dan thayyib. Karena, apa yang kita konsumsi bukan hanya berkaitan dengan tubuh, tetapi juga dengan keberkahan kehidupan,” ujar Ahmad Haikal Hasan yang akrab disapa Babe Haikal di Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Menurut Babe Haikal, konsep halal dalam Islam memiliki dimensi yang luas. Halal tidak berhenti pada boleh atau tidak bolehnya suatu produk dikonsumsi, tetapi juga mengandung nilai tanggung jawab, kebersihan, keamanan, kualitas, kejujuran, dan kepastian bagi masyarakat.
Karena itu, kesadaran halal perlu tumbuh sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat. Konsumen perlu semakin kritis dalam memilih produk, sementara pelaku usaha perlu memastikan proses produksi dan produk yang dihasilkan memenuhi ketentuan jaminan produk halal.
“Rasulullah mengajarkan kita kejujuran, amanah, kebersihan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai itu sangat relevan dengan halal lifestyle. Produk halal harus memberikan kepastian kepada konsumen, sementara pelaku usaha harus menjalankan proses usahanya dengan selalu amanah,” tegas Babe Haikal.
Babe Haikal menambahkan, negara melalui BPJPH hadir untuk memberikan kepastian dan perlindungan kepada masyarakat melalui penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH). Sertifikasi halal menjadi instrumen penting untuk memastikan kehalalan produk melalui proses yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Jangan hanya melihat halal dari labelnya. Di balik sebuah produk halal ada proses, ada tanggung jawab, ada kejujuran, dan ada upaya untuk memberikan pelayanan terbaik dan ketenangan kepada masyarakat. Inilah nilai yang ingin kita bangun dalam ekosistem halal Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Babe Haikal mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai pengingat untuk memperbaiki kualitas kehidupan, termasuk dalam menentukan pilihan terhadap produk yang dikonsumsi dan digunakan sehari-hari.


