Tangerang — Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan mengatakan bahwa sertifikasi halal telah berkembang menjadi lebih dari sekedar perlindungan bagi konsumen, namun menjadi instrumen penting guna memberikan nilai tambah secara ekonomi sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar bagi produk.
“Halal kini telah menjadi instrumen penting ekonomi. Halal value chain terbukti memiliki kontribusi ekonomi yang sangat besar, kontribusinya tembus 27% PDB Nasional. Angkanya itu sama dengan sekitar 4.900 triliun (rupiah).” kata Babe Haikal, sapaan akrab Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan, usai menyerahkan secara simbolis 5.000 sertifikat halal bagi pelaku UMK di Gedung Griya Ganesha, Kota Tangerang, Banten, Senin (29/6/2026).
“Dengan sertifikat halal, produk UMK memiliki peluang yang lebih luas untuk masuk ke pasar nasional bahkan internasional, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.” sambungnya.
Adapun 5.000 UMK tersebut memperoleh fasilitasi sertifikasi halal gratis dari pembiayaan sejumlah pihak. Di antaranya, fasilitasi pembiayaan sertifikasi halal dari sejumlah pihak, di antaranya PT Gajah Tunggal Tbk, Kementerian Perindustrian, Pemkab Tangerang, Pemkot Tangerang Selatan, Universitas Pamulang dan dari Program Sertifikat Halal Gratis BPJPH.
Babe Haikal melanjutkan, dalam konteks pengembangan usaha, sertifikasi halal menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan daya saing produk sekaligus memperluas peluang pasar bagi pelaku Usaha Mikro, dan Kecil (UMK).


