{"id":929,"date":"2023-08-16T00:58:32","date_gmt":"2023-08-16T00:58:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.akuhalal.com\/?page_id=929"},"modified":"2023-08-16T00:58:32","modified_gmt":"2023-08-16T00:58:32","slug":"restoran-belum-punya-sertifikat-halal-pada-2024-akan-disanksi","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.akuhalal.com\/?page_id=929","title":{"rendered":"Restoran Belum Punya Sertifikat Halal pada 2024 akan Disanksi"},"content":{"rendered":"<p><b>Krjogja.com &#8211; <\/b>JAKARTA &#8211; Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">Halal<\/a> (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) Muhammad Aqil Irham menyatakan, jika ada restoran pada tahun 2024 belum punya sertifikat <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>, maka bakal dikenakan sanksi. Dia menerangkan, sanksi tersebut berupa administrasi, denda, maupun ditarik dari peredaran.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau ada resto di tahun 2024 belum ada sertifikat <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a> itu sudah kena penegakan hukum, ada sanksinya, ada sanksi administratif, sanksi denda, bisa ini ditarik dari peredaran enggak boleh jualan,&#8221; kata Aqil di sebuah restoran daerah Jakarta Timur, Jumat (28\/7\/2023).<\/p>\n<p>Aqil menerangkan, sejak 2019 hingga sekarang pihaknya terus melakukan kampanye besar-besaran agar seluruh pelaku usaha mulai mendata sertifikat <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>. Tujuannya untuk memberikan keamanan, kenyamanan dan perlindungan kepada konsumen yang trennya makin meningkat.<\/p>\n<p>&#8220;Generasi milenial maupun generasi Z itu <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a> itu sudah gaya hidup mereka itu. Kalau gak mengonsumsi <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>, enggak keren. Kalau enggak ada logo <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a> dia pergi enggak mau makan,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Meski begitu, Aqil menjelaskan, bagi restoran yang menjual produk non-<a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a> boleh tetap buka. Tetapi, syaratnya mesti memberikan opsi maupun informasi makanan <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a> atau non-<a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>.<\/p>\n<p>&#8220;Boleh enggak produk produk non-<a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a> diperjualbelikan? Boleh kan resto non-<a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a> dibuka? Ya boleh, tetapi konsumen punya opsi pilihan mau makan yang <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a> atau mengonsumsi yang non-<a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>, silakan, tetapi kasih keterangan ini non-<a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>. Selain ada kewajiban menyatakan ini <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>, ada juga informasi yang menyebutkan ini non-<a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>, jadi kita boleh milih,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Aqil melanjutkan, restoran juga mesti memisahkan bahan masakan yang <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a> dan tidak. Sebab, jika dapurnya tercampur maka akan terkontaminasi.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi yang tidak boleh dicampur dapurnya di sini <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a> dia juga memasak bahan bahan yang tidak <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>, tidak bisa itu ada kontaminasi di dalamnya. Tidak bisa itu ada auditor <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a> yang melakukan auditnya. Kalau dapurnya belum pisah atau ada campur tidak mungkin dikeluarkan sertifikat <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>,&#8221; kata Aqil.<\/p>\n<p>Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo menegaskan, pendaftaran sertifikasi <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a> hanya dapat dilakukan melalui aplikasi PUSAKA Kementeria Agama Superapps atau laman ptsp.<a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>.go.id. Selain dari situ, dia pastikan palsu.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku usaha hanya perlu mengunduh aplikasi PUSAKA Kemenag dari Playstore atau Appstore untuk mendaftar sertifikasi <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>. Bisa juga melalui laman ptsp.<a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>.go.id,&#8221; ujar Wibowo dalam Media Gathering yang digelar Badan Penyelenggara Jaminan Produk <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">Halal<\/a> (BPJPH) di Jakarta, Jumat (28\/7\/2023).<\/p>\n<p>&#8220;Itu dua saluran pendaftaran sertifikasi <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a>. Bila ada yang lain, pasti palsu. Masyarakat harus waspada,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Wibowo menjelaskan, PUSAKA Superapps merupakan bagian dari transformasi digital Kemenag. Sehingga, daftar sertifikasi <a href=\"https:\/\/www.krjogja.com\/tag\/halal\">halal<\/a> saat ini lebih mudah.<\/p>\n<p>&#8220;Transformasi digital ini program prioritas yang bertujuan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Krjogja.com &#8211; JAKARTA &#8211; Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) Muhammad Aqil Irham menyatakan, jika ada restoran pada tahun 2024 belum punya sertifikat halal, maka bakal dikenakan sanksi. Dia menerangkan, sanksi tersebut berupa administrasi, denda, maupun ditarik dari peredaran. &#8220;Kalau ada resto di tahun 2024 belum ada sertifikat halal itu sudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.akuhalal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/929"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.akuhalal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.akuhalal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akuhalal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.akuhalal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=929"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.akuhalal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/929\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":931,"href":"https:\/\/www.akuhalal.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/929\/revisions\/931"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.akuhalal.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=929"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}